Braaf Calon Pengganti Sane

mci.or.id – Jayden Jezairo Braaf, pemain kelahiran Amsterdam, Belanda, saat ini bermain untuk Manchester City U23. Ia berusia 17 tahun (31/08/2002) dan tingginya 177 cm, Braaf lebih suka bermain dengan kaki kanan. Manchester City mendatangkan Braaf dari PSV Eindhoven pada 2018 lalu, setelah pemantau bakat kagum dengan kemampuannya mengalahkan seorang pemain senior dengan kecepatan, kekuatan dan kemampuannya dalam mengecoh lawan.

Pelatih akademi the Citizens telah menetapkan pemain Timnas Belanda U-18 itu sebagai pemain terbaik yang berikutnya, dan memberi label mahal pada pemain berusia 17 tahun tersebut, seperti dilansir berita SunSport. Jayden Braaf, sudah dibanding-bandingkan dengan bintang Borussia Dortmund, Jadon Sancho, yang tinggalkan Pep Guardiola demi mencari waktu bermain di skuad utama. Ia telah mengemas 11 gol dan tiga assist dalam 27 pertandingan yang dibelanya di semua kompetisi, termasuk di Liga Premier 2, Uefa Youth League, FA Youth Cup dan Piala Liga.

Dia bisa menjadi pemain yang nilainya mencapai 80 Juta Pounds suatu hari nanti, Dia bisa menjadi pemain selevel Sancho. Jika anda membandingkan Braaf dengan winger lain yang seusia dengannya, mereka tak akan ada yang sebagus Braaf.

Braaf telah berlatih bersama para pemain bertalenta di skuad utama Manchester City, Pep Guardiola pernah beberapa kali memasukkan namanya, karena mengetahui potensinya bisa membawa kemenangan bagi klub. Kini, dengan hengkangnya Leroy Sane ke Bayern Munchen, muncul keyakinan Braaf akan segera diberdayakan di skuad utama.

Saat berbicara pada awal musim ini bahwa dia percaya diri akan segera bermain untuk skuad utama, namun frustrasinya memuncak pada Januari 2020, karena kurangnya kesempatan bermain yang diberikan dan gagal masuk daftar pemain untuk pertandingan putaran ketiga Piala FA melawan Port Vale.

Braaf : “Saya harus mencetak 100 gol untuk bisa memulai debut saya di tim senior, Saya berharap bisa bermain di tim utama musim depan,

Braaf punya satu hal yang bisa menghambat kemajuannya, pada awal musim ini, Pep Guardiola dan tim kepelatihannya disebut-sebut tidak terkesan dengan sikapnya dalam satu sesi latihan, hingga Pep mengirimnya kembali ke akademi.

Braaf : “Di Manchester City atau di tempat lain, kita lihat saja nanti, banyak tim sudah bicara pada saya. Saya harus jalan terus, ini musim yang penting bagi saya,”

Semoga aja Jayden Braaf bertahan di Man City dan merubah sikapnya lebih disiplin lagi, contohnya Phil Poden dan Eric Garcia, mereka dengan sabar dan terus berlatih meningkatkan kemampuanya dan akhirnya menuai hasil. Come On CITY!

Startup News & Store
Manchester City FC. Indonesia Supporters Club
“The Loyalist Fans Out There”

 

Related Posts

Man City Bergabung Dengan Liga Super Eropa

mci.or.id – Dua belas klub sepak bola terkemuka di Eropa hari ini berkumpul untuk mengumumkanRead More

Terkadang Sulit Karena Lawannya Bagus

mci.or.id – Kekalahan Piala FA tidak hanya mengakhiri pengejaran empat gelar untuk Man City, tetapiRead More

Pep Khawatirkan Cedera KDB

mci.or.id – Manchester City tak hanya harus kehilangan impian empat gelar dalam semusim, tapi jugaRead More

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *